Something to Share With…

just from a learner who still in the learning stage…

Maka Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang kau Dustakan?

Posted by Ismadi Santoso on June 14, 2007

Sudah seminggu lebih aku ngerasa ada yang aneh dengan diriku. Tubuh ini terasa berat untuk di gerakkan, dan jika malam tiba kulitku pun berubah menjadi” menyeramkan”. Alergi pikirku, tapi alergi apa? Aku selalu memvariasikan makanan ku setiap harinya, yah minimal gak monoton lah. Kalau masalah cuaca sepertinya bukan hal yg baru bagiku. Cuaca di Jkt gak jauh beda dengan cuaca di Ygy dari sisi polusinya. Dari segi temperatur udaranya juga gk jauh dg Balikpapan tanah air ku.

Diakhir pekan penyakit itu mengganas, demam tinggi, kulit yang membengkak di sana sini, tenggorokan panas, batuk2 yg kian parah. Hidung tersumbat. Parah banget gk sih. Sesaat aku teringat akan firman Nya didalam Surat Ar-Rahman : 25 “Maka nikmat Tuhan mu yg manakah yang kau dustakan?”. Ketika ku sedang sehat, aku seolah tak pernah mempedulikan jeritan ragaku. Memaksa dan terus memakasa ragaku hingga mencapai batas atau bahkan mungkin melewati batas.

Terimakasih ya Rabb, kau tegur aku lg dengan kasih sayang Mu. Aku tak kan pernah merasakan nikmatnya sehat jika aku tak pernah sakit. Maafkan aku karena aku telah melalaikan nikmat sehat yang telah kau berikan padaku. Ampuni aku karena aku selama ini kurang bersyukur kepadaMu akan nikmatMu.
Jika engkau bersyukur kepadaKu maka niscaya akan Kutambah nikmatKu padamu. Namun jika kau kufur akan nikmat Ku maka sungguh AzabKu sangatlah pedih”.
(QS. Ibrahim : 08)

Dokter cuman bilang aku terlalu lelah, dan butuh banyak istirahat. Tidak banyak komentarnya tentang apa sakitku kecuali istirahat, istirahat, dan istirahat. Dan dia pun membuatkan ku surat keterangan sakit selama 3 hari, beserta lima macam obat yg berbeda seraya berkata ”semua obat ini pasti membuatmu ngantuk dan lemah, jadi sebaiknya kamu jangan kerja dulu”. Tetapi tetep, hari pertama aku nekat ngantor karena dah kepalang nanggung janji ama si Om mo nyelesein planning 118 sites papua ku yg cuman dikasih waktu kurang dari 24 jam. FYI aku dah gk kerja ampir 2mg, dan ini aku kerjakan karena loyalitasku pada si Om, bukan untuk NSN. Sejujurnya rasanya gk karuan banget kemaren itu, aku seperti melayang aja?. Tapi janji udah diucapkan, pantang ku jilat kembali ludah ku. Dan aku kejakan itu smua dengan semangat 45:).

Sehari sebelumnya aku udah deal dengan si Om setelah papua kelar aku pengen refreshing sejenak ke tanah kelahiranku. Aku pengen menjenguk ibu dan adikku, berziarah ke makam almarhum ayahanda, dan beberapa hal lain yang harus aku lakukan. Tapi aku pasti kembali, karena urusanku dengan NSN (XSiemens) belum selesai. Dan si Om pun memberi lampu hijau, Alhamdulillah.

Yaa Rabb kubersimpuh di khadirat Mu atas segala nikmat Mu yang tlah kau berikan padaku. Dibalik sakitku, Kau beri ku kesempatan tuk menyadari betapa aku masih sering lalai selama ini, Kau beri ku kesempatan tuk kembali mengingat Mu, dan melakukan kewajiban-kewajibanku sebagai seorang Mukmin.

Yaa Maliik berikanlah kekuatan Ihsan, Islam, Iman, serta taufik & hidayahmu kedalam jiwa kami, keluarga kami, beserta orang-orang yg menyayangi kami, orang-orang yg membenci kami, orang-orang yang pernah menyakiti kami, dan seluruh muslimin dan muslimat di bumi mu ini Yaa Rahman Yaa Rahim. Sehingga kami dapat melangkahkan kaki menuju masa depan kami dijalan yang Engkau Ridhoi, untuk menggapai cinta Mu yang hakiki dan abadi. Bukakanlah pintu hati dan mata hati kami, agar kami dapat menerima kebenaran itu dengan ikhlas dan mengikuti jalannya dengan tulus. Kuatkanlah, Kukuhkanlah, Sempurnakanlah niatan hati kami di jalan cahaya Mu Yaa Shomaad.

“Ya Ilahi Rabb, kami telah mendzalimi (menganiaya) diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi”.
(QS. Al-A’raf :23)

“Ya Ilahi Rabb, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Mu. Sungguh hanya Engkaulah Yang Maha Pemberi Karunia”.
(QS. Al-Imran :8)

About these ads

4 Responses to “Maka Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang kau Dustakan?”

  1. madon said

    ya ALLAH selamatkanlah bangsa indonesia dari mala bahaya.jauhkan lah kami dari bencana2 yang menimpa sodara2 kami ALAH maha pengasih lagi maha penyayang

  2. warmorning said

    afwan… :)

  3. afwan? limadza ya akhi? :(

  4. dimazyusuf said

    Terimakasih ya Rabb, kau tegur aku lg dengan kasih sayang Mu. Aku tak kan pernah merasakan nikmatnya sehat jika aku tak pernah sakit. Maafkan aku karena aku telah melalaikan nikmat sehat yang telah kau berikan padaku. Ampuni aku karena aku selama ini kurang bersyukur kepadaMu akan nikmatMu.
    “Jika engkau bersyukur kepadaKu maka niscaya akan Kutambah nikmatKu padamu. Namun jika kau kufur akan nikmat Ku maka sungguh AzabKu sangatlah pedih”.
    (QS. Ibrahim : 08)

    Koreksi : bukan QS. Ibrahim ayat 8 tapi ayat 7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: