Something to Share With…

just from a learner who still in the learning stage…

Archive for April 10th, 2007

Doa ku

Posted by Ismadi Santoso on April 10, 2007

Maha Suci Engkau Yaa Allah…

Dengan cara apa lagi harus kuhibur resahku?
Sedangkan semua perhatianku tak pernah terpaling
Pun air mata perihku tak jua mengering…..

Kuatkan aku Yaa Rabb.. Yaa Rahman.. Yaa Rahim..

Yaa Aziz..Yaa Ghafur.. Yaa Salam.. Yaa Kuddus..


Rengkuh aku dalam cinta Mu…

yang suci dan abadi…

Selamanya…..

dan jangan biarkan ku pergi lagi dari Mu

Selamanya…..

ini kah takdir Mu untukku…?

Dihempas gelombang dilemparkan angin
Terkisah kubersedih kubahagia
Di indah dunia yang berakhir sunyi
Langkah kaki di dalam rencanaNya

Semua berjalan dalam kehendakNya
Nafas hidup, cinta dan segalanya

Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya Rabbi
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya Rabbi

Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya Rabbi
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya Rabbi

Bila mungkin ada luka coba tersenyumlah
Bila mungkin ada tawa coba bersabarlah
Karena air mata tak abadi…
Akan hilang dan berganti (hilang kan berganti)

Bila mungkin hidup hampa dirasa
Mungkinkan hati merindukan Dia (Allah)
Karena hanya denganNya hati tenang
Damai jiwa dan raga

Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya Rabbi
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya Rabbi

Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya Rabbi
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya Rabbi

Hanya padaMu ya Rabbi…

NB :

The Poetry from Kiki…

The Song from Opick(Takdir)…

Jazakumullaha Khairan Katrsiraa….

Advertisements

Posted in Uncategorized | 2 Comments »

Tuhan, ada apa dengan hatiku…?

Posted by Ismadi Santoso on April 10, 2007

Saya ingin berbagi sebuah pengalaman, tentang seorang petinju besar dimasanya “Prince Naseem Hamed”. petinju itu dikalahkan secara mutlak oleh Antonio Barera, dan ketika diwawancarai oleh komentantor TVKO: “Anda adalah petinju besar, apa pendapat anda tentang kekalahan ini?” spontan dijawab oleh Hamed, “The Greatest (yg terbesar) itu hanya Allah, bukan saya. saya senang bisa menjalani pertarungan 12 ronde ini dengan selamat. Muhammad Ali pernah dikalahkan oleh Joe Frazier namun ia dapat bangkit dan membalas kekalahannya.” (Siaran langsung pertandingan tinju Naseem Hamed vs Antonio Barera, SCTV 18 April 2001). kisah kekalahan tragis ini mampu memberi makna besar di balik kekalahan Hamed.

Setiap orang pasti pernah mengalami masa masa tragis, tragedi, atau berbagai bentuk kepahitan hidup yang lain. namun belajar dari pengalaman diatas, kekuatan mental tauhid dari Naseem Hamed jauh lebih berperan dibanding kekuatan fisiknya. suatu hal yang pantas dijadikan contoh. karena rasa aman yang abadi ada didasar hati setiap manusia, yaitu La Ilaha Illallaah (Tiada Tuhan Selain Allah).

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
(Yaitu) orang orang yang bila musibah (bencana) menimpa dirinya, mereka berkata (dengan hati yang yakin), Sungguh, kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya lah kita semua akan kembali.”
QS Al Baqarah (Sapi Betina) 2:155-156

hanya dengan berpegang kepada Allah lah, sesungguhnya dapat menimbulkan rasa aman dan tenang. rasa aman dan tenang itu yang akan menjernihkan pikiran, dan dengan pikiran yang jernih seseorang akan mampu mengambil inisiatif-inisiatif yang penting serta berharga, dan sekaligus akan memberikan kesiapan mental untuk menghadapi perubahan-perubahan yang pasti akan terjadi. Waallahua’lam bis sawaab.

“(Yaitu) mereka yang beriman dan hatinya akan senantiasa tenteram karena mengingat Allah. Ketahuilah! hanya dengan mengingat Allah lah maka hati akan tenteram.”
QS AR Rum (Bangsa Romawi) 30: 26

Refrensi : ESQ Way 165 (Ary Ginanjar Agustian)

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »