Something to Share With…

just from a learner who still in the learning stage…

Tuhan, ada apa dengan hatiku…?

Posted by Ismadi Santoso on April 10, 2007

Saya ingin berbagi sebuah pengalaman, tentang seorang petinju besar dimasanya “Prince Naseem Hamed”. petinju itu dikalahkan secara mutlak oleh Antonio Barera, dan ketika diwawancarai oleh komentantor TVKO: “Anda adalah petinju besar, apa pendapat anda tentang kekalahan ini?” spontan dijawab oleh Hamed, “The Greatest (yg terbesar) itu hanya Allah, bukan saya. saya senang bisa menjalani pertarungan 12 ronde ini dengan selamat. Muhammad Ali pernah dikalahkan oleh Joe Frazier namun ia dapat bangkit dan membalas kekalahannya.” (Siaran langsung pertandingan tinju Naseem Hamed vs Antonio Barera, SCTV 18 April 2001). kisah kekalahan tragis ini mampu memberi makna besar di balik kekalahan Hamed.

Setiap orang pasti pernah mengalami masa masa tragis, tragedi, atau berbagai bentuk kepahitan hidup yang lain. namun belajar dari pengalaman diatas, kekuatan mental tauhid dari Naseem Hamed jauh lebih berperan dibanding kekuatan fisiknya. suatu hal yang pantas dijadikan contoh. karena rasa aman yang abadi ada didasar hati setiap manusia, yaitu La Ilaha Illallaah (Tiada Tuhan Selain Allah).

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
(Yaitu) orang orang yang bila musibah (bencana) menimpa dirinya, mereka berkata (dengan hati yang yakin), Sungguh, kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya lah kita semua akan kembali.”
QS Al Baqarah (Sapi Betina) 2:155-156

hanya dengan berpegang kepada Allah lah, sesungguhnya dapat menimbulkan rasa aman dan tenang. rasa aman dan tenang itu yang akan menjernihkan pikiran, dan dengan pikiran yang jernih seseorang akan mampu mengambil inisiatif-inisiatif yang penting serta berharga, dan sekaligus akan memberikan kesiapan mental untuk menghadapi perubahan-perubahan yang pasti akan terjadi. Waallahua’lam bis sawaab.

“(Yaitu) mereka yang beriman dan hatinya akan senantiasa tenteram karena mengingat Allah. Ketahuilah! hanya dengan mengingat Allah lah maka hati akan tenteram.”
QS AR Rum (Bangsa Romawi) 30: 26

Refrensi : ESQ Way 165 (Ary Ginanjar Agustian)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: