Something to Share With…

just from a learner who still in the learning stage…

Malam Pertama Bersama…?

Posted by Ismadi Santoso on April 14, 2007

Apa kabar sahabatku… ??
Lama nian kita tak jumpa dan tak bertegur sapa
Saya yakin bukan karena kebencian diantara kita
Sayapun yakin bukan karena apa – apa…
Tapi rutinitas kesibukan yang tlah menjebak kita

Satu hal sebagai bahan renungan kita…
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Mauuut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak Saudara

Hari itu…mempelai sangat dimanjakan
Mandipun…harus dimandikan
Seluruh badan kita terbuka….
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu…
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang – lubang itupun ditutupi kapas putih…
Itulah sosok kita….
Itulah jasad kita waktu itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu …jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju kita…

Bagian kepala..,badan. .., dan kaki diikatkan
Tataplah…. tataplah. ..itulah wajah kita
Keranda pelaminan… langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian…

Mempelai di arak menuju peridtirahatan terakhir bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan

Gamelan syahdu bersyairkan kalimah kalimah quddus
Akad nikahnya bacaan Laailaahaillah…
Berwalikan liang lahat..
Saksi – saksinya nisan-nisan. .
yang tlah tiba duluan
bersama Siraman air mawar….
pengantar akhir kerinduan….

dan akhirnya…. .
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian…
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap – rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah pengantar tlah pergi….
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat…
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur…
Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur…..
Kita tak tahu…dan tak seorangpun yang tahu….
Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan… .
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata…
Seolah barang berharga yang sangat mahal…

Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga…
Tapi….tapi ….sudah pantaskah sikap kita selama ini…
Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????

Sahabat…aku mohon maaf…
jika malam itu aku tak menemanimu
Bukan aku tak setia…
Bukan aku berkhianat…..
Bukan pula ku salahkan keadaan…….
Tapi itulah komitmen hakiki tentang hidup dan kehidupan
Tapi percayalah…
aku pasti kan mendo’akanmu. ..
Karena …aku sungguh menyayangimu. ..
Rasa sayangku padamu (karena Nya) lebih dari apa yang kau duga
lebih dari yang pernah kau pikirkan…
Aku berdo’a…semoga kau jadi ahli syurga.
Amien ya rabbal alamien…….

Sahabat….. , jika ini adalah bacaan terakhirmu
Jika ini adalah renungan peringatan terakhir dari Kekasihmu
maka Ambillah hikmahnya… ..

Tapi jika ini adalah salahku…maafkan aku….
Terlebih jika aku harus mendahuluimu kesana …
Ikhlaskan dan maafkan seluruh khilafku
Yang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu. ….
kalau tulisan ini ada manfaatnya.. ..
Silakan kau simpan sebagai renungan…
Siapa tahu …suatu saat kau ingat padaku
Dan…aku tlah di alam lain….

dari ku…
sahabatmu yang slalu menyayangimu karena Nya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: