Something to Share With…

just from a learner who still in the learning stage…

Archive for April, 2008

SUATU PAGI DI 45

Posted by Ismadi Santoso on April 18, 2008

Pagi itu mentari tersenyum ceria pertanda cuaca sangat cerah. Pagi yang indah untuk memulai hari. Seperti biasa akupun menuju halte Menara Saidah untuk mencari bus jurusan blok m. Rute ngantor ku praktis berubah sejak beberapa bulan terakhir karena aku sudah pindah ke kantor baru yang letaknya nun jauh di sana, yang membuatku ku harus memberi “effort”yang jauh lebih besar dari biasanya. Maklumlah di kantor yang sekarang sudah tidak ada lagi stand by car seperti di kantor lama ku dulu. Jadi tiap hari kudu semangat 45 ngejar bis 😀 .

Walhasil, jadilah aku pelanggan setia bus2 jurusan blok m yang lewat halte menara saidah. Salah satunya adalah PPD 45 (bus hibah dari jepang). Padahal di jaman doeloe “haram” hukumnya buatku untuk naek PPD 45 ini. Gimana enggak? Dari kejauhan aja sudah tampak kalau bus jenis ini selalu penuh sesak. Ngeliatnya aja sudah males banget pokoknya, apalagi naek? meski langit kelap kelip atau bumi gonjang ganjing sekalipun :p. Saat itu memang rute yang harus ku tempuh gk terlalu jauh, cuman ke SBP doank. Nah, dari kantor SBP ke Plasa Kuningan nya udh ada stand by car plus driver nya yang setia nganterin. Tapi sekarang aku sudah merevisi kebijakan itu :p. berhubung tujuannya udah beda maka naik PPD 45 hukumnya jadi “Mubah” 😀, daripada naek taxi saban hari, bisa greboss bo’ 😦.

Hari itu bus enggak sepenuh biasanya. Meskipun aku tetep berdiri sih, tapi gk sampe pepet2an kaya ikan pepes gitu? Hmmm boleh di bilang msh cukup manusiawi lah. Kondisi jalan pun gk semacet biasanya, maklumlah pagi itu aku berangkat lbh cepat dari biasanya (jam 6.30 am). Melewati perempatan pancoran keadaan masih aman dan terkendali :p. Setelah sampai di halte hero Gatot Subroto, seorang pemuda berkulit bersih yang berumur sekitar 20 tahunan naik ke bus yg ku tumpangi dari pintu tengah. Bersamaan dengan itu kursi yg tepat di samping ku pun kosong, maka kupersilahkan mbak yg di samping ku yg juga masih berdiri untuk menempatinya, dan aku pun maju selangkah kedepan. Tapi mbak2 tadi malah mempersilahkan pemuda yg baru naek tadi untuk duduk, namum pemuda itu dengan sopan menolaknya, dan mbak itu pun berkata:’gk apa2 kok mas, duduk aja” pintanya, dan pemuda itu menjawab gk usah mbak aja, saya gk apa2 kok. Karena percakapan yg agak aneh itu aku pun menoleh kebelakang dan memperhatikan dg lebih seksama si mbak dan si mas yg bercakap2 td. Kulihat si mbak yg akhirnya duduk, dan si pemuda itu ternyata kaki kanan nya (maaf) cacat, sepertinya polio. Tapi ia bersikap sebagai seorang Gentlemen layaknya lelaki sejati dengan mempersilah kan mbak itu duduk. Mbak itu pun akhirnya mengalah untuk duduk.

Read the rest of this entry »

Posted in Another Stories... | Tagged: , , , , | 2 Comments »

NIKMATILAH KOPINYA, BUKAN CANGKIRNYA!

Posted by Ismadi Santoso on April 8, 2008

Sekelompok alumni University California of Berkeley yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.

Sang Profesor menawari tamu-tamunya kopi, lalu pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis. Dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, bahkan beberapa di antaranya gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah, dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.

Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan: “Jika kalian
perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi
sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.” “Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi.

Read the rest of this entry »

Posted in Another Stories... | Tagged: , , , , | Leave a Comment »