Something to Share With…

just from a learner who still in the learning stage…

Archive for July, 2008

POHON JENGKOL SAHABATKU

Posted by Ismadi Santoso on July 20, 2008

Ada yang suka atau bahkan mungkin tergila-gila dengan “Jengkol”? Sebagian ada yang sukanya di semur, ada yang di goreng, bahkan ada juga yang di bakar. Kalau aku sih, hanya suka menyendiri di sebatang pohon jengkol yang sangat rimbun dengan banyaknya dahan yang melintang di setiap sisinya. Kenyataan yang sangat melegakan buat orang yang tidak suka (baca: bisa) memanjat seperti diriku. Seolah pohon jengkol itu memenggil-manggil ku untuk memanjatnya, datanglah…! katanya, panjatlah diriku dengan mudahnya, dan beristirahatlah di salah satu dahan ku yang kau suka, percayalah kau akan merasa nyaman disini, bersamaku 😀.

Adalah sebuah hutan yang terletak persis dibelakang asrama tempat ku tinggal saat itu. Di seberang sebuah sungai kecil, di lereng perbukitan hutan akasia yang terletak kira-kira sepuluh kilometer dari pusat kota Balikpapan. Di tempat itulah telah berdiri dengan kokohnya sebatang pohon jengkol yang rindang. Pohon akasia dan rangkaian perdu serta semak-semak yang berada disekitarnya pun seolah takzim dengan keberadaannya. Sangatlah kontras memang, ditengah-tengah rerimbunan akasia yang tumbuh subur menutupi sisi barat laut perbukitan itu ia tumbuh dan berkembang. Ia tak pernah merasa merasa sedih ataupun kesunyian sebab akasia, perdu dan semak-semak itu menerima keadaan pohon jengkol itu apa adanya sebagai hamba Allah yang bersama-sama bertasbih siang dan malam memuji ke-Agungan Rabb nya yang telah mencipatakan mereka semua sebagai mana Firman-Nya: “Dan tumbuh-tumbuhan serta pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya” (QS. Ar-Rahman 55:06).

Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in Another Stories... | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

TANYA KU…?

Posted by Ismadi Santoso on July 13, 2008

Wanita selalu menawarkan keindahan. Entah sudah berapa juta atau mungkin berapa milyar puisi yang telah tercipta karena terinspirasi oleh mahluk yang bernama wanita. Ada berapa lagu yang liriknya menyatakan cinta seorang pria kepada wanita? Berapa juta bunga mawar yang layu bukan pada tangkainya tetapi dingenggaman seorang pria atau bahkan dipelukan wanita itu sendiri? Berapa juta uang yang dihabiskan untuk membeli rias dan perhiasan seorang wanita? Berapa banyak bangunan megah yang didirikan para pria untuk wanita yang dicintainya, sebagai bukti kecintaannya? Berapa banyak pengorbanan, kerelaan, dan pengabdian kepada seorang wanita? Dan bisakah kalian menyebutkan berapa banyak kehancuran, kerusakah, kehilangan, dan kepedihan yang disebabkan wanita? Sejauh yang aku ketahui, jumlahnya bahkan jauh lebih banyak dari jumlah wanita di dunia!

Read the rest of this entry »

Posted in A Confession | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Satu Lagi Tunas Muda Bersemi…

Posted by Ismadi Santoso on July 2, 2008

Ketika fajar menampakkan diri di sisi timur kaki langit, maka seluruh kehidupan di muka bumi kembali bergejolak menyambut sebuah hari yang baru. Ayam jantan berkokok sahut-sahutan, burung-burung berkicau dengan riang nya, bunga-bunga telah mekar dan bersemi di malam sebelumnya dengan indah menanti sinar mentari sambil tersenyum. Inilah lembaran baru dari suatu proses yang bernama kehidupan yang sifatnya sangat dinamis. Terkadang proses itu terasa sangat lamban mengalun sehingga kita dapat dengan khidmat menikmati setiap sisinya dan mengambil pelajaran dari setiap yang terserak bersamanya. Namun, adakalanya proses itu berjalan dengan sangat cepat bahkan lebih cepat dari bekerjanya alam kesadaran kita yang membuat kita terperangah, tidak percaya, tak dapat berbuat banyak bahkan terkadang sangat sulit untuk sekedar bisa mendekatinya.

Saat itu kami semua sedang berkumpul seperti biasa, melanjutkan budaya makan malam bersama yang terus menerus kami jaga bila ada seseorang diantara kami yang sedang mendapatkan kebahagiaan meskipun saat ini ada beberapa orang dari kami yang sudah tidak sekantor lagi. Malam itu giliran Lusi yang ulang tahun, tempat berkumpul yang dipilih Lusi adalah restoran seafood favorit kami di daerah kemang. Siang hari sebelumna Risuky Kun dan Lusi sendiri yang memberitahu ku. Tanpa pikir panjang, aku pun berangkat setelah jam kantor selesai. Sesampainya disana, aku sempat agak bingung juga, sempat terfikir kao aku salah meja karena begitu banyak wajah-wajah baru yang menghiasi TornadoN’ers kali ini. Setelah kuhitung-hitung, telah enam bulan lamanya aku meninggalkan Ruang TornadoN lt 9 Plasa Kuningan. Selama itu sudah sekian banyak pendatang-pendatang baru yang mengantikan kami pendahulu-pendahulu RNP HCPT Project yang telah mengundurkan diri. Meskipun di dunia per”DGE”-an mereka enggak bisa dibilang baru sebut saja nama-nama seperti Hilda, Oming, dan Ratih. Yang bener-bener baru mungkin hanya Robi dan Budi.

Segalanya tampak sangat normal malam itu, obrolan berjalan dengan demikian hangat yang diselingi dengan canda tawa khas temen-temen TornadoN. Makanan dengan lahapnya kami habiskan, terutama aku yang hari itu nggak ada saingan dalam hal menggerogoti ikan bakar karena absennya dua lawan beratku yang seisi tornado (lama) udah pada tau Tetty dan Esty. Diakhir acara itu Lusi mengumumkan hal yang mengejutkan semua orang ”Lusi Mengundurkan Diri dari NSN”, serentak semua orang terkesima mendengarnya Latief dan Yulius menganga hampir berbarengan seolah tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya, Hilda yang tanpa sadar mengucurkan air matanya, Putri dan Oming dengan tampang mupeng nya, aku dan Risuky Kun hanya terdiam membisu seribu bahasa, Bayu Murti yang sontak langsung mengucapkan ”selamat lus akhirnya kamu lulus juga”, sementara temen-temen yang lain berusaha mencerna dengan cermat tentang apa yang sebenarnya sedang saja terjadi. Ya, Lusi Engineer yang paling jujur, lembut dan paling nrimo yang pernah ada sepanjang sejarah Siemens, XSiemens dan NSN itu akhirnya memutuskan untuk hengkang dari jagad NSN menuju ke sebuah operator telekomunikasi paling bonafit di negeri ini. Dan malam itu adalah pentahbisan dari akhir petualangan salah seorang ex tender team 2007 di NSN untuk mengikuti jejak ex tender team yang lainnya yang telah lama mendahului (Madi, Fathur, Helen). Ah apa kabar mereka semua ya? Semoga mereka baik-baik saja. Buat team yang masih tersisa sabar ya temans, aku yakin pasti giliran kalian semua akan tiba, jadi jangan pernah berhenti berusaha dan berdoa. 🙂

Read the rest of this entry »

Posted in Another Stories... | Tagged: , , , , | Leave a Comment »