Something to Share With…

just from a learner who still in the learning stage…

Archive for November 24th, 2008

TANJUNG BENOA ADVENTURE…

Posted by Ismadi Santoso on November 24, 2008

Minggu 2 November 2008 adalah hari kedua kami berlibur di Bali. Berpetualang di Tanjung benoa adalah jadwal kami di pagi harinya, setelah sehari sebelumnya kami telah puas ber Bounty Cruise ria di perairan sekitar Pulau Nusa Lembongan. Tanjung benoa adalah nama sebuah pelabuhan di selatan pulau dewata. Ditempat itulah berbagai macam water sport diselenggarakan. Mulai dari Banana Boat, Jet Sky, Kano, Flying Fish, Parasailing sampai snorkeling dan Diving pun ada juga. Menarik sekali bukan? Kali ini kegiatan yang akan kami ikuti adalah Parasailing dan Diving. Mungkin ada sebagian pembaca yang bertanya, mengapa cuman dua itu saja?:p. Yups tentu saja karena water sport yang lainnya telah kami ikuti di Nusa Lembongan sehari sebelumnya. Dan yang dua ini emang sengaja kami lewatkan untuk dieksekusi di minggu pagi.

prs-img_0600Pagi sekitar jam 9.30 kami berangkat menuju tanjung benoa dari penginapan kami di Jalan Poppies II Pantai Kuta. Perjalanan menuju kesana memakan waktu sekitar setengah jam. Tepat jam 10 kami tiba di tujuan. Setelah melakukan tawar menawar harga yang cukup alot dengan pihak operator akhirnya kami mendapatkan harga RP. 80 ribu per orang untuk parasailing dan Rp. 250 ribu per orang untuk scuba diving plus 250 ribu lagi kalo mau pake kamera kedap air. Kemahalan nggak sih? Anyway kami setuju aja dengan penawaran harga yang terakhir. Dan kami pun segera menuju ke pantai untuk bersiap-siap beraksi. Waktu menunjukkan pukul 10.30 pagi, namun sang surya diatas sana sudah tampak sangat garang. Walhasil boy pun mengeluarkan koleksi seperangkat tools andalannya yaitu sun block beberapa versi (untuk badan dan muka katanya). Dengan senang hati, kami semua membantu boy untuk menghabisi sun block nya (thanks ya boy) :).

The lucky number one untuk take off adalah Hilda, secara dia pengen dokumentasi melayangnya tubuhnya diudara paling buanyakkk. Maka aku, risuky dan beto pun harus rela berada diurutan belakang guna mengabadikan momen-momen bersejarah itu. Kemudian diikuti esti, sari, boy sendiri, dan risuky. Kurasakan matahari semakin garang mennyinari bumi yang kupijak ini. Pasir tempatku berpijak serasa sedang dipanggang, maklum karena untuk mengikuti water sport haram hukumnya memakai sandal. Maka kuikuti cara operator-operator itu dengan mengali pasir bagian luar dan berpijak di pasir bagian dalamnya. Rasanya lumanyan adem untuk beberapa saat. Sesaat setelah risuky mendarat si gustav memulai aksinya. Pada saat itu, banyak yang meragukan kalau parasut itu cukup kuat mengangkat tubuh gempal gustav. Namun, sesaat kemudian parasut itu pun naik perlahan-lahan pertanda gugurnya keraguan sebagian orang, dan semua bersorak gembira untuk gustav. Kini giliranku tiba, setelah di bantu mas-mas instruktur yang menurutku sebagiannya agak nyeleneh itu untuk memasang semua perlengkapan standar di tubuhku. Kamera kuserahkan pada esti untuk mengabadikan gambarku yang terbang di udara bagai seekor garuda yang mengamati nusantara dari udara (kenapa jadi kaya kampanye gini ya???). Maap sodara-sodara 😀.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in Another Stories... | Tagged: , , , | Leave a Comment »